Whatsap Saya

Jawatan Kosong Kerajaan & Swasta Terkini 2020

koleksi kitab

Saturday, June 20, 2015

Hidup Berjamaah

“Mencela sesama muslim adalah kefasikan dan membunuhnya adalah kekufuran.” (HR Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Nasa’i, Ibnu Majah, dan Ahmad)

Jamaah-jamah Islam selayaknya saling melengkapi dalam perbedaan yang ada. Saling mengajak kepada kebaikan dan bersatu bagaikan tembok yang kokoh.

“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang mungkar; mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (QS Ali Imran [3]: 104)

"Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran." (QS Al-Maa'idah [5]: 2)

“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur, seolah-olah mereka adalah bagunan yang tersusun kokoh.” (QS Ash-Shaff [61]: 4)

Dan Rasulullah saw. pernah bersabda:

“Orang mu'min yang satu dengan orang mu’min lainnya seperti bangunan yang saling mempererat.” (HR Muttafaq ‘alaih)

Berjamaahlah. Dan janganlah buat Islam ini terpecah karena perbedaan.

“Kalian harus berjamaah karena tangan Allah bersama jamaah. Barang siapa melesat sendirian maka ia akan melesat sendirian di neraka.” (Hadi s)

“Sesungguhnya setan adalah serigala manusia dan serigala itu hanya memakan kambing yang lepas (dari kawanan).” (Hadis)

“Kalian harus berjamaah, karena setan itu bersama orang yang sendirian dan dia akan lebih jauh terhadap dua orang.” (Hadis)

“Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat” (QS Ali Imran [3]: 105)

“Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah agamanya dan mereka (terpecah) menjadi beberapa golongan, tidak ada sedikit pun tanggung jawabmu terhadap mereka. Sesungguhnya urusan mereka hanyalah (terserah) kepada Allah, kemudian Allah akan Memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat.” (QS Al-An’aam [6]: 159)

“Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya.” (QS Asy-Syuura [42]: 13)

“Barang siapa memisahkan diri dari jamaah sejengkal kemudian dia mati maka matinya adalah (mati) jahiliah.” (HR Muttafaq ‘alaih)

“Jauhkanlah diri kalian dari tindakan merusak hubungan persaudaraan karena tindakan itu adalah pencukur (agama).” (HR Tirmidzi)

“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok).” (QS Al-Hujurat [49]: 11)

“Jauhkanlah diri kalian dari prasangka, karena prasangka itu merupakan omongan yang paling dusta. Janganlah saling mencurigai, saling menghasut, saling iri hati, saling membenci dan saling membuat makar. Tetapi jadilah Hamba-hamba Allah yang saling bersaudara.” (Hadis)

Berjamaahlah. Dan sadarilah bahwa sesama muslim adalah saudara. Renungkanlah firman-firman Allah untuk setiap langkah perjuangan dan bait dakwah.

“Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat.” (QS Al-Hujurat [49]: 10)

“Bacalah Al-Qur’an selama bacaan itu dapat menyatukan hati kalian, tetapi jika kalian berselisih maka hentikanlah bacaan itu.” (HR Muttafaq ‘alaih)

Berjamaahlah. Dan yakinlah bahwa ummat ini, agama Islam ini adalah satu-satunya agama yang diridhai Allah. Maka berkumpulah dalam satu tujuan yang sama, yakni hanya untuk Allah semata. Janganlah berbuat kesesatan dan melakuan hal bid'ah (mengada-ada ibadah yang tidak dicontohkan Rasulullah saw.).

“Sesungguhnya Allah tidaklah menjadikan ummatku atau ummat Muhammad berkumpul (besepakat) di atas kesesatan.” (HR Tirmidzi dan Ahmad)

"... orang yang hidup setelahku nanti akan melihat banyak perbedaan pendapat (di kalangan umat Islam). Dalam keadaan seperti itu, hendaklah kalian berpegang pada Sunnahku dan Sunnah Khulafaur Rasyidin yang mendapatkan petunjuk. Gigitlah kuat-kuat dengan gigi gerahammu dan janganlah kalian mengikuti hal-hal bid'ah, karena setiap perbuatan bid'ah adalah sesat." (HR Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ibnu Hibban)


No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Mesej